Cara Mudah Bikin Podcast

7 Cara Mudah Bikin Podcast Kamu Sendiri

Spread the love

Podcast merupakan suatu tren yang lagi naik banget pada masa kini. Bagaikan radio on-demand, sekarang kita bisa mendapatkan akses ke ribuan acara dengan beragam topik hanya dengan streaming di smartphone. Namun, cara bikin podcast itu tidak sulit sebenarnya.

Hanya dengan  Spotify, Apple Podcast, Google Podcast, dan aplikasi gratis lainnya, kita bisa dengerin berbagai episode seru yang membuat waktu komuter kita lebih bermanfaat. Tidak hanya akses ke podcast dalam negeri. Seperti podcastnya Raditya Dika dan Curhat Babibu milik mbak @ankatama. Beberapa show luar negeri yang menampilkan host terkenal seperti Malcolm Gladwell (penulis Blink dan The Tipping Point), Tony Robbins (life coach, businessman), dan GaryVee (youtuber, businessman).

Dari podcast kita bisa belajar banyak banget mengenai bisnis, investasi, dan marketing. Banyak banget yang bisa di-share lewat platform ini, sehingga saya yakin podcast itu bakal terus berkembang. Sejak awal tahun ini, saya dan suami menekuni pembuatan podcast kami di rumah. Berbekal dengan alat-alat serta studio suami yang sering dipakai untuk bikin film, tiap episode Pillow Talk Podcast diproduksi di rumah kita sendiri.

Awalnya kita gak tahu apapun tentang podcasting dan akhirnya memutuskan untuk cobain aja sendiri. Berikut ini kita mau share beberapa hal yang perlu kalian miliki untuk buat acara podcast kalian sendiri:

1. Find Your Cause

Apa yang membuat kamu tergerak untuk membuat podcast?

Apakah ada permasalahan di komunitasmu yang membutuhkan solusi?

Apakah kamu merupakan expert di salah satu bidang ilmu pengetahuan?

Pilih satu tema besar yang ingin dibahas dalam podcast kamu. 

 

Kalau kata Simon Sinek dalam bukunya, kalian harus Start with Why. Mengapa poin/permasalahan ini penting untuk didiskusikan? Mengapa perlu ada jawabannya lewat podcast yang kalian buat?

Misalnya, kamu adalah seorang psikolog yang ingin membahas mengenai kesehatan mental. Kamu adalah seorang pemilik toko handphone dan ingin membuat podcast review HP. Atau kamu adalah seorang traveller dan ingin berbagi tips and trik travelling?

Orang-orang akan mendengarkan podcast yang menjawab permasalahan mereka. Entah itu tentang relationship, keluarga bisnis, atau sekedar review buku; podcast yang menarik adalah podcast yang memberi solusi. Be creative and find your own cause!

Lebih baik lagi jika kamu memilih topik yang dikuasai dan rela menghabiskan waktu berjam-jam membahasnya. Kalau kalian suka dengan topik yang dibawa, your audience will sense it. Percayalah bahwa energi dan semangat yang kalian bawa itu bisa tertransfer dengan sendirinya.

2. Tentukan Konsep Podcast Kalian

Selain tema besar podcast, hal lain yang harus kalian tentukan dari awal adalah jenis podcastnya. Misalnya, kalian membuat podcast mengenai tips & trick ketika travelling, maka semua konten hanya bersumber dari pengalaman kalian saja. Jadi kamu sebagai seorang podcaster akan merekam dan menyediakan skrip, tema, dan outline tiap episode. Tipe podcast ini adalah podcast monolog.

Selain monolog, ada juga tipe podcast percakapan (conversational), dimana host-nya ada lebih daripada satu. Podcast ini banyak digunakan oleh beberapa influencer seperti Thirty Days of Lunch milik @sheggario dan Work Life with Adam Grant milik @adamgrant

Selain itu ada juga podcast tipe bercerita, dimana topik setiap minggunya berkelanjutan dan menceritakan kisah-kisah yang berbeda. Podcast seperti Dongeng Anak Masa Kini dan Rintik Sendu memiliki tipe storytelling.

Semuanya kembali lagi kepada konsep dan tema yang kalian mau bawakan. Apakah podcast kalian mau formal dan informatif, atau lucu dan menghibur?

3. Buat Art Cover Podcast yang Catchy

Setelah tahu apa tema dan jenis podcast kalian, hal yang harus dibuat setelah itu adalah membuat cover art yang catchy.

Bayangkan hal ini bagaikan cover CD atau cover buku. Memang kalau kata orang gak boleh judge a book by its cover, tapi memiliki cover yang informatif dan bagus itu dapat meningkatkan rasa penasaran.

Let’s say kalian akan membuat podcast tentang relationship, maka gak ada salahnya kalian taruh foto kalian dengan pasangan yang friendly untuk membuat podcast kalian lebih punya kesan approachable.

Kalau kalian buat podcast tentang bisnis, boleh taruh foto yang bertemakan investasi, uang, atau saham agar lebih relevan. Kemudian berikan judul podcast kalian yang besar dan mudah dibaca oleh para pendengar.

Art cover yang menarik juga menguntungkan dari sisi social media. Ketika teman-teman kalian melihat art cover podcast kalian di sosmed pasti akan lebih tergerak untuk meng-klik tautannya.

Jika kalian tidak punya kemampuan desain grafis yang baik, salah satu aplikasi yang biasa saya pakai untuk membuat cover podcast adalah canva.

Di sini kalian bisa pilih ukuran sendiri, pilih dari template mereka yang tersedia dan masukkan gambar serta text yang cocok. Ada berbagai template dan opsi untuk membuat logo kalian sendiri jika kalian membutuhkannya.

Cara Edit Podcast Cover dengan Canva

4. Pilih Hosting Platform

Seperti yang kalian tahu, podcast dapat didengarkan di berbagai platform dengan gratis: Spotify, Apple Podcast, Google Podcast, dll. Namun, cara meng-upload isi podcast kalian tidak dapat dilakukan lewat platform tersebut.

Agar podcast kalian bisa tersebar di berbagai tempat, kalian butuh memilih agregator yang cocok. Bayangkan seperti mengunggah video di youtube, tapi kalian menontonnya di tautan yang dibagi di fesbuk.

Ada berbagai pilihan hosting platform untuk podcast: Podbean, Anchor, Blubrry, SoundCloud, dll. Berbagai platform tersebut juga memiliki keunikan dan keuntungannya sendiri. Platform seperti Podbean dan Blubrry memiliki tagihan yang cukup tinggi per bulannya, tetapi mereka memiliki statistik yang lebih detail daripada platform yang gratis seperti Anchor.

Dibanding platform yang lain, menurut kami Anchor memiliki kemudahan tersendiri dalam merekam, mengedit, dan mengunggah podcast. Baca postingan kita yang lain mengenai bagaimana meng-upload podcast kalian di Anchor.

Dalam memakai platform tersebut cukup mudah, tinggal sign up saja dan kemudian rekam podcast kamu lewat media yang mereka sediakan. Atau, jikalau kamu merekam podcast kamu secara terpisah, tinggal mengunduh saja episode baru kalian dan klik publish. Setelah itu barulah kalian bisa upload podcast tersebut ke Spotify.

5. Buat Outline Skrip Tiap Episode

Setelah kalian sudah sign up hosting platform yang cocok, sekarang saatnya kalian rencanakan episode pertama yang ingin kalian buat. Cara bikin podcast selanjutnya adalah merencanakan outline skrip kalian.

Kita harus ingat bahwa Content is KING! Supaya percakapan kalian terfokuskan dan tidak ngalor ngidul kemana-mana, pastikan kalian punya gambaran besar mengenai topik di episode tersebut. Pilih satu tema saja dan kemudian kembangkan.

Setelah tahu apa jenis podcast kalian, tuliskan kerangka besar episodenya. Buat jarak antar satu poin ke poin lainnya agar tidak membosankan. Tentu tidak perlu menuliskan setiap kata/kalimat ke dalam skrip. Cukup ide-ide besarnya saja.

Tentukan durasi podcast kalian setiap episode agar lebih konsisten. Para pendengar juga jadi terbiasa dan menikmati podcast kalian jika semuanya memiliki durasi dan ritme dialog yang sama.

Kami di Pillow Talk ID biasanya membuat naskah tiap episode seperti berikut:

  1. Soft Opening (10-15 detik): bisa highlight dari episode tersebut, atau cerita pembukaan yang berkesinambungan dengan tema.
  2. Musical Jingle
  3. Introduction: ceritakan mengenai topik yang akan dibahas serta mengapa kita membahas topik tersebut. Perkenalkan tamu (jika ada)
  4. Argumen/Topik 1: ngobrol selama 3-5 menit
  5. Introduction to next topic/argument: selingan atau kalimat penghubung ke topik selanjutnya
  6. Argumen/Topik 2: ngobrol selama 3-5 menit
  7. Quick Story: bercerita tentang pengalaman sendiri yang berhubungan dengan…
  8. Argumen/Topik 3: ngobrol selama 3-5 menit
  9. Closing Remarks: kesimpulan, penutup, mengucapkan terima kasih
  10. Closing Musical Jingle

Butuh jingle untuk podcast kamu?

untuk mendapatkan sampel gratis!

6. Investasi pada Produk Rekaman

Sebenarnya cara bikin podcast secara cepat itu mudah. Apalagi di zaman sekarang kalian bisa rekaman hanya bermodalkan HP. Cukup press record and then you’re done.

Tapi kalau kalian serius dalam membuat podcast, ada beberapa hal yang perlu kalian investasikan dari awal. A quality podcast needs quality equipments. Selain computer (tempat kalian akan menaruh data-data rekaman kalian), salah satu alat yang penting adalah alat perekam.

Cukup dengan berbekal beberapa ratus ribu, kalian coba cari microphone USB yang simple tapi kualitasnya jauh dibanding in-built speaker di HP kamu. Merk seperti Blue Snowball iCE Condenser Microphone dan Thronmax MDrill Zero USB Condenser Microphone bisa kalian dapatkan di bawah satu juta rupiah.

Kalau jenis podcast kalian adalah dialog dan memiliki beberapa personil di dalamnya, mungkin microphone jenis FIFINE PC lebih cocok karena dapat diatur tingkatan volumenya

Jika kalian memang mau investasi di produk-produk yang lebih tinggi, boleh coba lihat Audio-Technica AT2020. Mic jenis ini sangat mudah digunakan dan cukup bagus untuk entry-level podcasting. Atau kalau kalian mau mic yang lebih versatile, boleh coba Blue Yeti USB Microphones. Blue Yeti ini cukup best seller di Amazon karena modelnya yang bagus dan dapat digunakan dalam rekaman monolog ataupun dialog.

Sebelum aktif membuat podcast, suami saya juga adalah orang yang berkecimpung di bidang audio dan film scoring, sehingga dia selalu mencari barang-barang berkualitas dalam membuat rekaman audio Kita sendiri ketika rekaman konten Pillow Talk suka pakai RODE Microphones karena kualitas suaranya yang jernih dan tajam banget.

Pilihlah microphone yang cocok dengan kebutuhan kalian. Jika kalian sering keluar dan wawancara, pilih yang bisa langsung connect ke USB Laptop. Jika tidak, pilih microphone yang sensitif dan berkualitas tinggi sehingga dapat menghasilkan suara yang jernih.

7. Edit Konten

Terkadang ketika kalian melakukan rekaman, ada kalanya bagian-bagian yang agak garing, terlalu banyak gumaman, jeda, dan bahkan suara bising dari luar.

Supaya podcast kalian lebih enak didengar, seluruh rekaman tersebut perlu diedit kembali.

Apa sih yang perlu diedit?

Pasti kalian mau tiap episode memiliki flow yang natural. Oleh karena itu, penting sekali mengedit bagian-bagian seperti bergumam atau adanya “uumm…” dan “eehh..”. Selain itu lebih baik juga kalau kalian bisa membuang jeda waktu antar kalimat/antar dialog yang terlalu panjang (dead air).

Atau mungkin ada satu bagian yang bisa kalian potong karena terlalu panjang. Yang pasti, jangan lupa untuk dengarkan ulang konten kalian agar memastikan tidak terpotong secara tiba-tiba. Kalian juga bisa bagikan hasil akhir episode kalian kepada beberapa teman dekat untuk dicek kembali.

Berikut program yang bisa kalian pakai secara gratis:

1.     Untuk pengguna Windows, kalian bisa rekam dengan Pamela dan edit dengan Audacity. Program Audicity memiliki segala yang kalian perlukan dalam mengedit podcast. Mereka bahkan punya sistem noise reduction. Ada juga fitur dimana kalian bisa memasukkan multitrack (cocok bagi kalian yang melakukan wawancara/dialog).

2.     Untuk pengguna MAC, kalian bisa edit dengan Garage Band. Dengan tampilan yang premium dan user-friendly, mengedit episode podcast kalian menjadi sangat mudah. Ada juga sound effect dan musical loop yang bisa dimasukkan secara gratis tanpa ada copyright.

 

Mengedit Podcast dengan Audacity

Nah, demikian langkah-langkah mudah jika kalian ingin memulai podcast kalian sendiri!

Ingatlah bahwa tidak ada yang instan, oleh karena itu sabar dan terus berkarya. Jika kalian ingin mengembangkan podcast kalian agar semakin populer, ada beberapa langkah yang dapat kalian terapkan. Yang paling penting, konsisten dalam menggunggah podcast kamu agar dapat maju terus secara natural.

Selamat ber-podcast!

Bosen sama audio gitu-gitu aja?

Mau tambah background sound di podcast kamu?

untuk mendapatkan sampel gratis!

Spread the love

6 thoughts on “7 Cara Mudah Bikin Podcast Kamu Sendiri

  1. Saya juga suka dengerin podcast nih, biasanya sih di aplikasi Inspigo. Asik banget nambah ilmu tapi bisa disambi dengan melakukan hal lain. Tapi jadi kepikiran juga nih pengen bikin. Makasih langkah-langkah dan tipsnya detail banget. Banyak info yang saya baru tahu. Saya bookmark ya mbak ^^

    1. Sama-sama, happy to help! Silahkan di-share ke temen2 yang suka buat podcast juga 🙂
      Happy podcasting ya!!
      -Mandy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *